NERACA SALDO
Neraca saldo
(trial balance) merupakan sebuah tahap dalam siklus akuntansi perusahaan jasa yang
disusun setelah pempostingan jurnal umum buku besar. Neraca saldo dalam ilmu
akuntansi di definisikan sebagai suatu daftar yang berisi semua jenis nama akun
dan saldo total dari akun tersebut yang dibuat secara sistematis atau urut
sesuai kode akunnya dengan bersumber dari buku besar perusahaan pada periode
tertentu.
Berdasarkan definisi neraca saldo di atas maka dapat
diketahui bahwa dalam membuat neraca saldo menggunakan sumber data yang ada
dalam buku besar, data yang dimaksud disini adalah berbagai jenis akun dan
saldonya. Hal lain yang dapat diketahui dari definisi neraca saldo di atas
adalah bahwasannya neraca saldo hanya dapat disusun setelah buku besar dibuat,
pembuatan neraca saldo harus dilakukan secara sistematis sesuai dengan kode
akunnya, jadi tidak boleh acak
Manfaat
dibuatnya Neraca saldo (trial balance)
Mengapa perusahaan harus membuat neraca saldo atau
trial balance?
Hal ini karena dengan membuat neraca saldo maka
perusahaan dapat melakukan pengecekan terhadap kebenaran buku besar yang telah
dibuat. Buku besar yang sudah dibuat dengan benar apabila dijadikan sebagai
dasar penyusunan neraca saldo, maka jumlah total debit dan jumlah total kredit
yang ada di neraca saldo akan menunjukan jumlah saldo yang sama atau balance.
Dengan demikian neraca saldo yang benar adalah neraca saldo yang jumlah total
saldo debit dan total saldo kreditnya menunjukan angka yang sama atau balance,
dengan catatan tidak ada kecurangan-kecurangan yang dilakukan. Manfaaat lain
dari neraca saldo adalah sebagai sumber dalam pembuatan kertas kerja atau
neraca lajur yang kemudian akan menjadi dasar pembuatan laporan keuangan.
Format
Neraca saldo (Trial balance) dalam akuntansi
Neraca saldo memiliki format yang sederhana, yaitu
hanya memiliki 4 kolom utama, yaitu kolom kode akun, kolom nama-nama akun,
kolom debit dan kolom kredit. Agar anda lebih jelas silahkan amati gambar
berikut ini dengan baik :
Format neraca saldo dalam akuntansi
Keterangan :
Kolom Kode Akun :
Kolom ini di isi dengan berbagai kode akun dari setiap
akun yang ada dalam buku besar perusahaan tersebut. Kode akun harus ditulis
secara urut mulai dari kode 1 yang menunjukan kode akun Harta sampai kode 5
yang menunjukan kode akun Beban.
Kolom Nama Akun :
Kolom ini diisi dengan berbagai nama akun yang ada
dalam buku besar perusahaan tersebut. Dalam neraca saldo pengisian nama akun
ini dilakukan secara urut mulai dari golongan akun harta, golongan akun Hutang,
Golongan akun Modal, Golongan Akun pendapatan dan diakhiri dengan golongan akun
beban
Kolom Debit :
Diisi dengan saldo dari setiap akun-akun yang memiliki
saldo total Debit sesuai dengan buku besar.
Kolom Kredit :
Diisi dengan saldo dari setiap akun-akun yang memiliki
saldo total kredit sesuai dengan buku besar.
Sebagai gambaran tentang bentuk dari neraca saldo
perusahaan jasa, berikut ini penulis sajikan contoh dari neraca saldo
perusahaan jasa.
Contoh Neraca Saldo perusahaan Jasa
|
Nama Akun
|
No. Akun
|
Debet
|
Kredit
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kesimpulan
Neraca saldo diartikan suatu daftar yang berisi semua
jenis nama akun dan saldo total dari akun tersebut yang dibuat secara
sistematis atau urut sesuai kode akunnya dengan bersumber dari buku besar
perusahaan pada periode tertentu. Neraca saldo dibuat setelah tahap
pembuatan buku besar hal ini karena yang menjadi dasar
penyusunan neraca saldo adalah buku besar. Format dari neraca saldo terdiri
dari 4 kolom saja, mulai dari kolom kode akun sampai kolom debit-kredit. Stelah
memahami artikel ini maka silahkan simak pembahasan langkah-langkah pembuatan
neraca saldo perusahaan jasa. Demikianlah penjelasan yang dapat disampaikan
dalam artikel blog
belajarakuntansijasa.blogspot.com ini, semoga anda
dapat terbantu dalam mengenal neraca saldo perusahaan jasa dengan benar.
Neraca Saldo (Dasar-Dasar Akuntansi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar