Minggu, 19 Juni 2016

Jurnal Umum

JURNAL UMUM

Siklus akuntasi, dalam pembahasan tersebut Jurnal umum adalah bagian tak terpisahkan dari siklus akuntansi yang tergolong dalam tahap pencatatan. Selengkapnya tentang jurnal umum silahkan simak penjelasan berikut ini:
Pengertian Jurnal Umum dalam Ilmu Akuntansi
Jurnal umum adalah sebuah jurnal yang dipergunakan untuk tempat melakukan pencatatan segala jenis bukti transaksi keuangan yang muncul akibat terjadinya berbagai transaksi keuangan perusahaan dalam suatu periode akuntansi tertentu. Jurnal umum menjadi buku harian dalam sebuah perusahaan yang berisi catatan segala transaksi yang terjadi selama periode berjalan.
Pada umumnya jurnal umum familiar dipergunakan dalam akuntansi perusahaan jasa karena pada prinsipnya segala transaksi dalam perusahaan jasa dapat dicatat secara kronologis ke dalam jurnal umum saja, sedangkan pada akuntansi perusahaan dagang lebih efektif menggunakan jurnal khusus dalam mencatat bukti transaksi yang timbul dari transaksi keuangan yang dilakukannya, meski demikian penggunaan jurnal umum juga diperlukan untuk mencatat bukti transaksi dari transaksi yang tidak bisa dicatat dalam jurnal khusus
Perusahaan jasa melakukan pencatatan bukti transaksi keuangan yang muncul dari transaksi keuangan yang dilakukannya ke dalam buku jurnal umum dengan tujuan untuk melakukan pengidentifikasian, melakukan penilaian, dan melakukan pencatatan pengaruh ekonomi yang ditimbulkan dari berbagai jenis transaksi keuangan yang terjadi terhadap keuangan perusahaan secara kronologis untuk memudahkan proses posting atau pemindahan ke dalam suatu akun tertentu. Agar lebih dekat dalam mengenal jurnal umum lihatlah format jurnal umum berikut ini:
Keterangan :
Dalam format jurnal umum di atas terlihat ada 6 kolom, yaitu kolom tangga, kolom nomor bukti, kolom rekening atau keterangan, kolom referensi (ref), kolom debit dan kolom kredit.
Kolom tanggal diisi dengan waktu terjadinya transaksi keuangan, dalam menulis tanggal harus secara urut sesuai dengan terjadinya transaksi. Kolom No bukti, diisi dengan memasukan no bukti dari bukti transaksi keuangan yang diperoleh atas transaksi yang dilakukan perusahaan. Kolom rekening atau keterangan atau bisa juga di tulis kolom nama akun, dapat diisi dengan nama dari akun atau rekening yang terkait dengan transaksi yang terjadi. KolomRerensi dalam jurnal umum, diisi dengan menuliskan nomor akun atau kode akun yang sesuai dengan nama akun pada kolom keterangan atau kolom nama akun, kolom ref ini hanya boleh diisi jika telah dilakukan proses posting ke buku besar , jadi jika belum diposting ke buku besar biarkan saja kosong. Kolom Debit diisi dengan jumlah saldo dari akun yang di debit sedangkan kolom kredit diisi dengan jumlah saldo dari akun yang di kredit
Fungsi Jurnal Umum dalam Akuntanssi
Jurnal umum dalam siklus akuntansi memiliki 5 buah fungsi penting untuk sebuah perusahaan jasa , adapun kelima fungsi tersebut adalah sebagai berikut
·         Fungsi Pertama yaitu Fungsi Analisis
Funsi analisis maksudnya adalah bahwa jurnal umum memiliki fungsi untuk melakukan penentuan terhadap sebuah akun dan saldonya yang harus di debit atau harus dikredit
·         Fungsi Kedua yaitu Fungsi Pencatatan
Fungsi Pencatatan maksudnya adalah bahwa jurnal umum berguna untuk melakukan pencatatan segala pengaruh yang ditimbulkan oleh transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan sesuai dengan bukti transaksi keuangan yang ada.
·         Fungsi ketiga yaitu Fungsi Historis
Fungsi Historis maksudnya bahwa jurnal umum dalam melakukan pencatatan dilakukan secara sistematis atau kronologis berdasarkan urutan terjadinya transaksi
·         Fungsi Keempat yaitu Fungsi Instruktif
Fungsi instruktif maksudnya bahwa jurnal umum berfungsi memberikan perintah atau petunjuk dalam proses pempostingan ke buku besar
·         Fungsi kelima yaitu Fungsi Informatif
Fungsi Informatif maksudnya bahwa jurnal umum berperan dalam memberikan informasi untuk melakukan pencatatan bukti transaksi keuangan yang ada.
Prinsip Dasar Pembuatan Jurnal Umum
Dalam membuat jurnal umum harus berpedoman pada 5 langkah, adapun kelima langkah itu adalah sebagai berikut :
1) Melakukan pengidentifikasian Bukti Transaksi keuangan yang muncul dari transasksi keuangan yang dilakukan perusahaan, adapun contoh dari bukti transaksi keuangan antara lain , Faktur, Memo, Kuitansi, dll
2) Menentukan akun apa saja yang terpengaruh dengan transaksi yang terjadi dan menggolongkannya dalam jenisnya apakah jenis Harta, atau Hutang, ataukah Modal dsb
3) Menetapkan Penambahan atau pengurangan terhadap akun yang terkait dengan transaksi, akibat dari transaksi yang dilakukannya
4) Menetapkan untuk mendebit ataukah harus mengkredit akun yang terkait dengan transaksi yang terjadi. jika anda masih binggung cara menentukan debit-kredit suatu akun, silahkan simak tips mudah menentukan debet dan kredit dan baca juga tips menguasai saldo normal akun dengan jari tangan
5) Mencatat transaksi kedalam jurnal umum sesuai dengan bukti transaksi yang ditimbulkannya.
Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
Laporan keuangan perusahaan harus disusun dengan baik agar dapat digunakan untuk melihat kemajuan atau kemunduran bisnis. Sehingga dengan melihat data accounting, maka dapat diambil keputusan yang tepat. Perbedaan antara jurnal umum dengan jurnal khusus kiranya dapat difahami oleh para pembaca semua.
Jurnal Umum
Pengertian jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi perusahaan berdasarkan urutan waktu kejadian. Terdapat 2 jalur dalam penulisan jurnal yaitu debet dan kredit, sehingga diketahui riwayat kejadian keluar masuknya uang. Jurnal umum digunakan oleh semua jenis perusahaan mulai dari jenis usaha perorangan hingga perusahaan besar kelas dunia. Jurnal umum bersumber dari bukti transaksi yang diterima atau diterbitkan oleh perusahaan.
Jurnal Khusus
Pengertian jurnal khusus adalah jurnal yang digunakan untuk membantu pencatatan jurnal umum dimana transaksi yang akan diproses sering terjadi, lebih lengkap, dan berulang-ulang. Pada umumnya jurnal khusus dipakai oleh perusahaan dagang dan manufaktur. Karena jika hanya menggunakan jurnal umum saja maka perusahaan akan kebingungan untuk identifikasi jumlah transaksi sejenis (contohnya transaksi penjualan dan pembelian) atau untuk melihat transaksi dengan intensitas tinggi.
Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
Fungsi jurnal umum adalah untuk digunakan mencatat semua transaksi, sedangkan fungsi jurnal khusus adalah hanya untuk digunakan mencatat transaksi sejenis dan sering terjadi. Tanggal posting jurnal umum adalah tanggal transaksi, sedangkan tanggal posting jurnal khusus adalah tanggal akhir bulan, bulan yang bersangkutan.
Posting jurnal umum dilakukan setiap terjadi transaksi, sedangkan posting jurnal khusus dilakukan secara periodik, umumnya dilakukan setiap akhir bulan. Bentuk jurnal umum terdiri dari dua kolom saja yaitu kolom debit dan kredit, sedangkan bentuk jurnal khusus terdiri dari banyak kolom sesuai keperluan perusahaan.
Jurnal umum digunakan oleh perusahaan dagang kecil dan jasa, dimana transaksi yang dilakukan tidak begitu banyak. Jurnal khusus digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki transaksi yang sejenis dengan intensitas yang banyak atau berulang-ulang, sehingga memerlukan teknik pencatatan secara khusus.
Perbedaan lainnya ialah pada jurnal umum hanya terdapat satu jenis, sedangkan jurnal khusus ada banyak jenis seperti jurnal pembelian, jurnal pengeluaran kas, jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, dan jurnal

Kesimpulan
Pengertian Jurnal Umum secara singkat adalah jurnal yang berfungsi untuk mencatat segala pengarus yang ditimbulkan oleh transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan berdasarkan bukti transaksi keuangan yang ada. Perusahaan harus membuat jurnal umum dalam proses akuntansinya karena jurnal umum memiliki 5 fungsi pokok yaitu fungsi analisis, pencatatan, historis, instruktif, dan informatif. Dalam
membuat jurnal umum maka harus berpedoman pada 5 prinsip atau pedoman dasar agar jurnal umum akurat dan teruji kebenarannya.

CONTOH SOAL
Tariyah Tailor adalah salah satu perusahaan perseorangan yang memberikan service dalam bidang pembuatan pakaian wanita dan pria, berikut ini adalah transaksi yang terjadi dalam bulan maret 2015.
Tanggal 1 maret 2015 ibu Tariyah membuka usaha pembuatan pakaian wanita dan pria dengan nama “tariyah Tailor” sebagai modal awal ibu tariyah menyetorkan uang tunai sebesar Rp 9.190.000.
Tanggal 3 Maret 2015 dilakukan pembelian peralatan untuk usahanya senilai Rp 1.212.000 yang dibayar secara tunai.
Tanggal 4 Maret 2015 dilakukan pembelian perlengkapan untuk usahanya senilai Rp 312.000 dengan cara kredit.
Tanggal 15 Maret 2015 Tariyah Tailor menerima pendapatan jasa dari pelanggan sebesar Rp 980.000
Tanggal 24 Maret 2015 Tariyah tailor membayar beban listrik, dan beban telepon dengan total sebesar Rp 121.000
Tanggal 29 Maret 2015 Tariyah tailor menerima pendapatan jasa lagi dari konsumen sebesar Rp 1.710.000
Tanggal 31 maret 2015 ibu tariyah sebagai pemilik tariyah tailor mengambil sebagian modalnya untuk kepentingan keluarganya sebesar Rp 110.000
Diminta :
Setelah anda memahami beberapa transaksi yang terjadi dalam Tariyah tailor diatas selanjutnya buatlah jurnal umum untuk periode maret 2015




JAWABAN :
Tanggal
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
01/05/2015
Kas
   Modal, Ibu Tariyah

Rp. 9.190.000

Rp. 9.190.000
03/05/2015
Peralatan
     Kas

Rp 1.212.000

Rp 1.212.000
04/03/2015
Perlengkapan
      Hutang

Rp  312.000

Rp  312.000
15/05/2015
Kas
   Pendapatan Jasa

Rp  980.000

Rp  980.000
24/05/2015
Beban Thelepon dan Listrik
     Kas

Rp  121.000

Rp  121.000
29/05/2015
Kas
    Pendapatan Jasa

Rp 1.710.000

Rp 1.710.000
31/05/2015
Prive, Ibu Tariyah
     Kas

Rp  110.000

Rp  110.000
Jumlah
Rp 13.635.000
Rp 13.635.000




Tidak ada komentar:

Posting Komentar